Sabtu, 13 Juli 2019

PENIKMAT KOPI

Kopi, apa yang terbesit di benak orang banyak mengenai kopi ?


Mereka hanya tau kopi itu hitam, menghilangkan ngantuk, dan pahit. Tapi dibalik itu semua kopi memiliki cerita yang panjang.


Awal mula ....

kopi di tanam oleh para petani kopi yang jelas sudah handal dan paham mengenai bagaimana cara merawat sebuah tanaman yang akan banyak dikonsumsi dan dinikmati oleh hampir seluruh orang di bumi yang bulat ini (saya bukan flat earth society). Lalu mereka merawatnya selama hampir beberapa tahun agar kualitas dari sebuah kopi tetap terjaga, para petani itu merelakan waktunya dari pagi sampai sore hari bahkan malam hari hanya untuk mengetahui bahwa tanaman yang mereka rawat tidak di makan hama. Setelah beberapa tahun lamanya kopi itu pun bisa di panen oleh mereka para petani kopi yang hebat, lalu mereka melakukan proses yang sangat panjang untuk sampai ada di meja kalian, dari mencuci biji kopi, mengsangrai biji kopi sampai packing untuk pengiriman para client mereka. Usaha mereka para petani kopi patut diapresiasikan karena indonesia termasuk pengahasil kopi terbesar di dunia. Pertama di pegang oleh brazil, kedua vietnam, ketiga kolombia, lalu di ikuti oleh indonesia di urutan keempat.


Lalu ...

Dari tangan petani tadi sampailah kepada tangan para barista yang akan meracik kopi tersebut menjadi sebuah seni yang bukan hanya untuk di minum tapi bisa dinikmati. Dari tangan para barista mereka mampu membuat orang yang tidak suka kopi menjadi menyukai bahkan mencintai sebuah kopi. Kopi yang mereka buat bukan lah sekedar kopi yang ditambah oleh susu dan gula, kopi yang mereka buat adalah hasil kerjasama sebuah imajinasi  mereka dan rasa mencintai mereka terhadap apa yang telah mereka buat. Kopi tidak bisa asal dibuat tanpa rasa cinta oleh seseorang yang membuatnya, kopi itu sensitif jikalau mereka tidak buat dengan sepenuh hati maka rasa dari kopi itu pun kurang mengenakan untuk penikmatnya.


Lalu....

Sampai lah kopi ini di meja kalian dimana kalian sudah menunggu untuk menikmati kopi dari para tangan barista yang membuatnya dengan sepenuh hati. Aku rasa kopi itu hebat, kopi mampu membuat semua orang mencintainya, dari petani, barista sampai kalian para penikmatnya. Kopi tau dia tidak akan pernah mengecewakan penikmatnya, walaupun dia dibuat dengan campuran apapun kopi itu tetap enak dan konsisten rasa yang diberikan olehnya. Banyak hal yang bisa kalian lakukan sembari menikmati kopi seperti, membaca buku di sebuah cafe, menunggu kawan sampai pacar di sebuah cafe, bercanda dan tertawa oleh kawan di sebuah cafe. Kopi tak pernah lupa menitipkan pesan mendalam untuk para penikmatnya, pesan-pesan yang akan kalian ingat saat merindukan secangkir kopi, pesan itu akan kalian dapatkan kalau kalian benar-benar mencintai kopi dan menikmati kopi dengan sepenuh hati.



Secarik Puisi :


"Ijinkan ku seduh kerapuhan mu dalam cangkir sepiku, akan ku sajikan hangat senyumu untuk mengaduk murung diwajah manismu"

Sabtu, 03 Maret 2018

CAFE DOELOE

HEERLIJK CAFE, MENGUSUNG KONSEP KAFE TEMPO DOELOE












Satu lagi pendatang baru yang akan meramaikan industri franchise di Indonesia di sektor bisnis kafe. Mengusung konsep kafe tempo doeloe, ia siap meraimaikan industri franchise.   
Adalah Heerlijk Café nama yang didirikan oleh Aditya Hayu Wicaksono ini. Berdiri pada 4 November 2010, Heerlijk  kini telah memiliki 4 gerai di Surabaya yaitu di RS Darmo Surabaya (Raya Darmo 90), Perpustakaan Bank Indonesia (Jalan Taman Mayangkara 6), Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Timur (Jalan Menur Pumpungan 32), dan Red Planet Hotel Surabaya (jalan Arjuno 64-66).
Mengusung konsep Kafe Tempoe Doeloe, Heerlijk  ingin masyarakat Indonesia mengetahui sejarahnya, minimal kotanya masing-masing. “Namun kami mix juga dengan modern style. Sedang produk kami juga fusion Indonesia, Asia dan sedikit Eropa yang telah kami Indonesia kan. Bahasa Menunya pun memakai bahasa daerah, atau kalau sekarang ini memakai bahasa Surabaya/Jawa.
Kenapa memakai konsep ini? Karena kami ingin masyarakat bangga dengan bahasa yang dimilikinya, bukan bahasa luar. Kami ingin menampilkan budaya dan sejarah bangsa Indonesia, agar mereka bangga terhadap budaya Indonesia, namun dikemas dengan menarik dan bisa diterima pasar.
Beberapa menu yang disajikan antara lain, Mie Like This, Segor (sego goreng) echo, Rawon Grobiak, Mie Ngamen (Ramen), Sego Mangkok (Rice Bowl), dll. Kami juga memiliki produk es krim yang bekerjasama dengan Unilever/Walls. Seperti Magnum Slulup, Es Dung dung ces, Dung Dung Pret, Es krim Wedok Jepang dll, dengan range harga Rp 10.000 – Rp 40.000.
Nama Heerlijk sendiri berasal dari bahasa Belanda yang artinya “ueenaak”.  Kalo Leker artinya “enak”, heerlijk berarti lebih dari “enak”. Atau juga bisa diartikan nyaman, atau semisal “eh lagunya enak ya?” Nah itu bisa juga memakai kata heerlijk.
Aditya mengaku, awalnya dia bingung memakai nama apa, tapi ia berpikir harus bahasa Belanda karena sebagaimana Heerlijk yang didirikan pertama kali di RS Darmo yang berumur lebih dari 90 tahun dan dibangun oleh arsitek serta dulunya RS Belanda, maka cocoklah nama tersebut. Di RS Darmo merupakan saksi bisu sejak 90 tahun perjuangan arek-arek Suroboyo. Dan ketemulah nama heerlijk ini setelah mencari bahasa Belanda lainnya.
Ia mengungkapkan awal mula dirinya tertarik mendirikan bisnis ini. Menurutnya,  sejarah bedirinya Heerlijk berawal ketika pada 2008 ibunya masuk di RS Darmo Surabaya. “Pastinya ketika kita menunggu orang sakit akan jenuh, dan kita tidak menemukan tempat nongkrong untuk melepas kejenuhan kita untuk sementara waktu itu. Dan juga saya melihat pasien dan tamu di RS Darmo adalah menengah ke atas. Namun yang ada di RS Darmo hanyalah kantin yang menjual nasi bungkus. Masak orang kaya makan nasi bungkus? Jadi peluang ini yang saya tangkap, dan saya presentasikan ide saya di depan direksi RS Darmo dan baru dibuka pada tahun 2010,” kisahnya.
Heerlijk, kata Aditya, memiliki tagline Where People Meet. Pasalnya, Heerlijk ingin café ini menjadi tempatnya berkumpul semua orang dengan berbagai golongan atau komunitas. “Di Surabaya kami telah menggandengan 100 komunitas lebih, dari komunitas arisan sampai dengan komunitas mobil atau professional muda. Kami menciptakan ambience yang belum dimiliki oleh yang lain, kami berdiri di bangunan cagar budaya dan di tengah kota yang tidak semua orang bisa mengaksesnya,” katanya.
Tahun 2016, Heerlijk mulai menawarkan peluang bisnisnya kepada calon investor yang berminat. Selama 6 tahun ini kami telah menyiapkan infrastruktur dan juga tim SDM dalam rangka franchise, jadi kami merasa sangat siap dan harus siap untuk franchise.
Lalu apakah bisnis ini sudah proven? Soal proven, pastinya, soalnya sudah 6 tahun ini kami memiliki outlet sendiri dan juga kami telah memiliki pengalaman dalam menangani outlet sendiri. Rata-rata pengunjung perharinya sekitar 70 orang.
“Selain itu, kami juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi, seperti Bank Indonesia, Kereta Api, Red Planet Hotel, Propinsi Jawa Timur dll, dan mereka menawarkan banyak tempat yang bisa dijadikan café. Sedangkan dengan keunikan serta produk kami, kami yakin pasar akan dapat meresponnya dengan baik,” tambah pria yang menjabat sebagai direktur utama PT Prajna Global Indonesia, perusahaan pemilik brand Heerlijk ini.
Heerlijk menawarkan peluang bisnis dengan investasi sekitar Rp 600 juta – Rp 700 juta, tergantung besaran tempatnya.  “Itu tidak termasuk gaji pegawai, namun sudah termasuk peralatan, renovasi, franchise fee, system kasir, setting awal dll.
Adapun royalty fee yang kami pungut sekitar 5%, dan diperkirakan franchisee dapat meraih BEP pada kurun waktu 3 tahun.